Minggu, 02 Oktober 2016

Bisakah…



Bisakah kau menjadi matahari
Dikala aku sedang mendung
Bisakah kau menjadi rembulan
Dikala aku dalam kegelapan

Bisakah kau menjadi air dikala aku kehausan dan kepanasan
Bisakah kau menjadi cahaya
Dikala aku membutuhkan penerangan

Aku ingin kau bisa menjadi bidadari
Yang membawa keteduhan dikala senja
Membawa kehangatan dikala malam

Karena ku harap engkau embun pagi yang menetes di daun yang biru
Membawa kesejukan di sekelilingnya

Itulah engkau dan harapan

Jumat, 30 September 2016

KIAT SEHAT ALA RASULULLAH SAW


Petikan dari buku Cara Rasulullah S.A.W. menghindari dan menyembuhkan Penyakit
(Disusun Oleh : Ibnu Qaiyum)

PENYEBAB RUSAKNYA BADAN, Perkara yang menyebabkan rusaknya badan yaitu perasaan cemas, gelisah, lapar dan tidak tidur malam (bukan tujuan qiyamullail)

MENERANGKAN PENGLIHATAN, Perkara yang bisa menerangkan pandangan dan menyejukkan hati yaitu melihat pada warna hijau, melihat air yang mengalir, melihat orang/barang yang disayangi dan melihat dedaunan.
Perkara yang bisa menggelapkan pandangan yaitu berjalan tanpa alas kaki (berkaki ayam), menyambut waktu pagi dengan wajah murka (masam), banyak menangis dan banyak membaca tulisan yang kecil-kecil.

PENYEBAB WAJAH BERSINAR, Perkara yang bisa menyebabkan wajah kelihatan kering (hilang cahaya) yaitu berdusta, tidak mempunyai perasaan malu, banyak bertanya tanpa ilmu dan banyak berbuat dosa.
Perkara yang bisa menyebabkan wajah bersinar yaitu menjaga marwah, jujur, dermawan dan takwa.

PERASAAN BENCI, Perkara yang menyebabkan perasaan benci yaitu sombong, dengki, berdusta dan suka mengadu domba.

PERKARA YANG MENDATANGKAN DAN MENGHALANGI REZEKI, Perkara yang bisa menyebabkan datangnya rezeki yaitu Qiyamullail (beribadah di waktu malam setelah tidur), banyak membaca istighfar di waktu sahur (waktu sebelum masuk waktu subuh), bersedekah dan berzikir di waktu pagi dan petang.
Perkara yang menyebabkan rezeki terhalang yaitu tidur di waktu pagi, sedikit mengerjakan sholat, malas dan khianat.

KEFAHAMAN DAN DAYA INGAT, Perkara yang bisa menyebabkan rusaknya ingatan dan kefahaman yaitu senantiasa makan buah yang masam, tidur pada tengkuk (belakang kepala), hati sedih dan fikiran cemas. 
Perkara yang menyebabkan bertambahnya daya ingatan dan kefahaman yaitu kegembiraan hati, sedikit makan dan sedikit minum, mengawali makanan dengan sesuatu yang manis dan berlemak serta mengurangi kelebihan yang memberatkan badan.


BAGAIMANAKAH RASULULLAH S.A.W.

1. MAKAN
Nabi S.A.W. makan menggunakan tangan kanan. Sewaktu makan, baginda menggunakan 3 jari dan sesudah makan jari-jarinya dihisap sebelum membersihkannya.
Baginda makan menggunakan suapan yang kecil, berhati-hati hingga makanan tidak terjatuh dari dulang atau tempat hidangan.

Baginda sering bertanya apakah hidangan makanan itu berbentuk hadiah atau sedekah. Bila makanan itu berbentuk sedekah, baginda tidak memakannya dan menyuruh sahabat makan tetapi bila makanan itu berbentuk hadiah, baginda akan turut makan bersama. (Riwayat Bukhari, Muslim, Nasaai dari Abu Hurairah)

2. TIDUR
Apabila Nabi S.A.W. merebahkan diri di tempat tidur, baginda sering berdoa yang artinya : "Alhamdulillah yang telah memberi kami makan, minum, tempat perlindungan dan keperluan hidup karena masih banyak yang kurang makan, minum dan tidak mempunyai tempat tidur. " (Riwayat Bukhari Muslim, Abu Daud, Termizi dan Nasaai dari Anas)
Di waktu Nabi S.A.W. hendak tidur, baginda meletakkan tangan kanannya dibawah pipi kanan baginda. (Riwayat Thabarany dari Hafshah)

Sebelum Nabi S.A.W. memejamkan mata, baginda berdoa yang artinya : "Ya Allah, dengan namaMu aku hidup dan dengan namaMu aku mati. "
Bila bangun dari tidur, baginda mengucapkan: "Alhamdulillah yang menghidupkan kami sesudah kami dimatikan dan kepadaNya kami akan kembali berkumpul, " (Riwayat Ahmad, Muslim dan Nasaai dari al-Barraaq).

3. MARAH
Kemarahan Nabi S.A.W. adalah karena kebenaran, artinya karena kebenaranlah baginda melahirkan kemarahannya.
Nabi S.A.W. marah dengan cara sopan, sesuai dengan do'anya ini, yaitu: "Aku mohonkan kepada Engkau kalimat kebenaran pada saat marah dan suka. "

          Maksudnya, Rasulullah S.A.W. tidak berkata kecuali yang benar saja begitu juga waktu marah atau waktu tidak marah. Kemarahan Rasulullah S.A.W. karena ada perkara yang tidak disukai yang menyalahi dari yang benar sebagaimana yang diajarkan agama atau yang terang-terangan dilarang oleh agama.
[Kitab Matan al-Arba'in - Sheikh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syirfuan-Nawawi]

Imam Ghazali berkata: "Kemarahan manusia bermacam-macam. Setengahnya lekas marah, lekas tenang dan lekas hilang. setengahnya lambat marah, lambat pula redanya. Setengahnya lambat akan marahnya dan lekas pula hilangnya. Yang akhir inilah yang terpuji. "

4. KETAWA
Bila nabi S.A.W. ketawa, baginda akan meletakkan tangan di mulut baginda dan bila terjadi sesuatu yang mengembirakan, baginda akan mengucap syukur kepada Allah. Bila bercakap-cakap, baginda sentiasa tersenyum. (Riwayat Abu Daud dan Abu Musa)

5. WARNA dan PAKAIAN KESUKAAN
Warna yang disukai nabi S.A.W. ialah hijau dan pakaian yang digemari ialah habarah seperti kemeja panjang berwarna putih. (Riwayat Bukhari Muslim)


Jumat, 27 Mei 2016

"Ide Gerakan Pemuda Masa Depan Untuk Indonesia". Menjadi Soko Guru Peradaban


“Demi Rabb Muhammad, sekiranya bukan karena bentangan samudera ini yang menjadi penghalang, niscaya aku akan taklukkan seluruh jagad raya ini demi meninggikan kalimat-Mu, wahai Rabbku, saksikanlah…” ***

Kalimah ini terlontar oleh lisan mulia seorang panglima perang  penakluk afrika “Uqbah bin Nafi” seorang pemuda yang gagah pemberani pada zaman Bani Umayyah yang diucapkannya ketika ia berdiri di hadapan Samudera Atlantik yang luas, bahwasasanya ia ingin menyampaikan sebuah pesan bahwa seorang pemuda memiliki kekuatan dan harapan yang kuat untuk menaklukan dunia sehingga menjadi ujung tombak peradaban islam, Sebuah cita-cita besar menjadikan negara yang memiliki peradaban dunia sehingga menjadi guru soko peradaban sebuah asa yang pasti mungkin terjadi apabila semangat pemuda selalu berkobar tinggi sehingga akan menyalakan semangat-semangat baru,  Seorang ulama yang sholih memiliki intelektual yang tinggi sehingga menjadi orang yang berpengaruh di negara mesir Imam syahid hasan al-banna  beliau mengumpamakan kedahsyatan semangat pemuda seperti halnya aliran arus listrik yang memasuki kerumah-rumah masyarakat sehingga ia siap digunakan kapanpun dimanapun dan tentunya dari arus listrik tersebut akan menerangi  perumahan-perumahan yang ada, begitulah semangat pemuda yang siap ditempatkan kapanpun dan dimanapun yang meliputi berbagai aspek-aspek kehidupan masyarakat sehingga sinyal semangat pemuda dapat tersampaikan oleh masyarakat luas, inilah yang seharusnya pemuda lakukan mensetel aliran arus listrik pada setiap rumah-rumah sehingga mampu menjadi keluarga yang islami yang penuh semangat juang kemudian dari keluarga yang islami itu bisa dapat mudah untuk disatukan dalam jama’ah sehingga terbentuklah negara yang islami, tentunya menjadi soko guru peradaban bukanlah hal yang mudah akan tetapi juga bukan hal yang tidak mungkin dan akan mungkin terjadi apabila seorang pemuda memiliki semangat juang dan selalu berkobar sehingga mampu membangkitkan pemuda yang lain dan kembali bersama-sama membangun strategi dan terus dan terus bergerak, ada beberapa ciri pemuda dan akan menjadi syarat mutlak untuk menjadikan sebuah soko guru peradaban diantaranya adalah :

-          Pemuda yang memiliki tekad
Seorang pemuda haruslah memiliki azam (tekad) yang kuat, bukanlah seorang pemuda apabila ia tidak memiliki tekad yang kuat, sebuah syarat utama untuk membangun negeri sebagai soko guru peradaban dunia, tentunya dengan seorang pemuda yang memiliki tekad yang kuat yang memiliki visi besar sehingga ia harus berbuat besar untuk negeri ini

-          Pemuda yang senang beramal dan bergerak
Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan (QS : At-Taubah :105)
Inilah ciri seorang pemuda yang selalu beramal dan bergerak dalam kondisi apapun baik dalam keadaan lapang maupun sempit, dalam keadaan sendiri ataupun ramai, terlihat ataupun tidak ia selalu beramal dan beramal sholih, ia tidak mengharapkan pujian atau kedudukan yang ia harapkan adalah balasan kebaikan dari Allah semata karena ia paham betul setiap langkah perjuangannya pasti akan dibalas oleh Allah SWT sehingga yang ada adalah selalu optimis dan semangat disetiap langkah perjuangannya.

-          Pemuda yang taat dan ikhlas
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam (QS. Al-An’aam:162)
Pemuda yang selalu taat kepada Allah, Rasul dan pemimpinnyalah yang kelak sebagai pemegang peradaban dunia ini adalah sebuah kunci sebuah pergerakan islam untuk membangkitkan peradaban, kemudian pemuda yang ikhlas adalah ia memiliki kemurnian dalam beraqidah kepada Allah ia meyakini dengan setulus hati tanpa ada keraguan sedikitpun bahwa manusia diciptakan oleh Allah hanya untuk penghambaan kepada-Nya dan ia juga tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun sehingga kemurnian aqidahnya tetap terjaga, inilah yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemuda yang selalu taat dan ikhlas kepada Allah semata

-          Pemuda yang berkarya dan membangun
Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh (QS. As-Shof : 4)
Seorang pemuda harus memiliki pemahaman yang utuh terhadap peradaban islam, peradaban tidak akan terwujudkan tanpa adanya sebuah karya-karya besar yang dapat membangun keberlajuan dalam membentuk soko guru peradaban dunia tentunya dengan kerja-kerja nyata dan ide-ide besar seorang pemuda lah akseleresi peradaban itu akan segera nampak dihadapan kita, seorang pemuda harus mempunyai pola pikir dan prinsip bahwa beramal itu wajib, menciptakan sebuah karya adalah ibadah, dan membela agama Allah adalah jihad inilah yang seharusnya ditancapkan kepada jiwa-jiwa seorang pemuda sehingga ia selalu bersemangat dalam bekerja dan berkarya dan juga seorang pemuda harus mampu membangun negeri ini menjadi soko guru peradaban yang baik, tentunya hanya orang-orang yang sabar dalam membangunnya, tak kenal lelah dan tak mengenal henti untuk berjuang tanpa mengenal bosan dan balasan dari manusia dan selalu bebuat baik saling tolong menolong dan saling menasihati ketika ia mulai lemah dan menasihati ketika ia dalam amarah.
Itulah empat ciri seorang pemuda yang akan disiapkan dalam membangun peradaban dunia, dalam mempersiapkan menjadi soko guru peradaban, tentunya dengan persiapan yang matang sehingga cita-cita besar untuk menegakan dan membumikan al-Qur’an dimuka bumi ini dapat terwujud, ada hal penting yang harus dipersiapkan oleh para pemuda diantaranya adalah:

-          Bekal aqidah yang kuat
Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal (QS. Al-Baqarah :197)
Aqidah adalah bekal utama bagi orang-orang yang akan berjuang, sehingga ia tak mengenal lelah dan takut oleh ancaman apapun. Setiap rintangan dan cobaan ia lewati karena ia meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah bersamanya dan setiap orang yang menolong agamanya maka Allah akan menolongnya.

-          Bekal Ibadah yang baik dan benar
Modal yang kedua yang harus dimiliki oleh seorang pemuda yang akan berjuang dijalan Allah dalam menegakkan kalimah tauhid dimuka bumi ini adalah mempersiapkan diri untuk ibadah dengan cara yang baik dan benar sehingga akan menambah kedekatak kita terhadap Allah SWT, Bukankah Allah sebagai penolong dan pemegang hati-hati manusia hanyalah Allah yang mampu membolak balikan hati manusia bukan hal yang tidak mungkin yang awalnya membenci kita kemudian Allah memberikan hidayah dan kemudian cinta kepada kita seperti sahabat Rasulullah, sayyidina Umar RA, sehingga ia menjadi pembela bahkan menjadi garda terdepan ketika berperang, hanya Allah lah yang maha mengetahui hati-hati kita.

-          Bekal Sempurnanya Akhlaq
Rasullah SAW di utus oleh Allah dimuka bumi ini hanyalah untuk menyempurnakan akhlak, begitu pentingnya akhlak sehingga rasul SAW diutus hanya untuk menyempurnakannya, dalam al-qur’an Allah SWT menyebutkan bahwa akhlaq yang paling baik adalah akhlaqnya Rasullah. Sehingga kita tidak perlu lagi mencari-cari idola seperti para remasa umumnya mereka mengidolakan para artis padahan sebenarnya yang harus di idolakan adalah rasullah SAW karena akhlaknya yang mulia, Dalam hal ini seorang pemuda harus dibekali dengan akhlaqul karimah sehingga dakwah yang ia emban dapat diterima secara luas oleh masyarakat inilah harapan besar para mujahid yang telah mendahului kita dengan harapan ada generasi pengganti yang lebih baik dari padanya.

-          Kematangan intelektual
Seorang pemuda harus memiliki intelektual yang tinggi, sehingga ia tidak terbawa oleh arus globalisasi dan westernisasi, hanya dengan kematangan intelektual propetiklah segala sesuatu bisa dibedakan antara kebenaran dan kebathilan. Terkadang seorang pemuda yang belum siap menerima dunia Globalisasi ia terbawa arus sehingga yang terjadi adalah ia terjerumus kedalam jeratan syaitan yang terkutuk, berarti kesimpulannya adalah seorang pemuda harus memiliki kematangan intelektual dengan pendekatan rubbubiyah (ketuhanan) bukan filsafat barat akan tetapi melalui pendekatan Al-Qur’an dan As-Sunnah,

-          Bekal Tubuh yang kuat
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan). (QS. Al-Anfaal: 60)
Rasullah SAW adalah contoh yang baik selain seorang panglima perang dan pemimpin umat beliau juga seorang yang sangat kuat dan memiliki tubuh yang sehat  terbukti ketika menerima tantangan dari ubay bin khalaf ketika peperangan di bukit uhud Rasullah menghantam dan menerkam tombaknya tepat didada ubay bin khalaf sehingga ia terpental jauh dan jatuh dari kudanya, dalam kasus lain Rasullah SAW diminta untuk memecahkan sebuah batu ketika penggalian parit dalam persiapan perang handak, Ini berarti Rasulullah adalah seseorang yang memiliki fisik yang kuat, pantas rasullah SAW bersabda “Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah dari pada mukmin yang lemah”, dari penjelasan diatas kita bisa memetik hikmah yang perlu kita perhatikan dan menjadi bekalan untuk bergerak dalam membangun soko guru peradaban dunia yaitu memiliki tubuh yang kuat dan pantang sakit.
Dari penjelasan diatas Bukan hal yang tidak mungkin bagi para Aktivis dakwah menjadikan indonesia kiblat dari soko guru peradaban dunia, sebuah hadiah besar dari Rasullah SAW untuk penduduk indonesia sejak sekitar 1400 tahun yang lalu Rasullah menyampaikan kabar gembira yang membanggakan kaum muslimin di indonesia, berita itu langsung disampaikan oleh manusia pilihan yang sangat mulia, nabi terakhir sayyidina Muhammad SAW, berita itu adalah yang berbunyi :
“Sesungguhnya Allah melipat untuk ku bumi, maka aku bisa melihat ujung timur bumi dan ujung baratnya dan sesungguhnya kekuasaan ummatku akan mencapai apa yang dilipat untukku, aku juga di karuniai dua perbendaharaan (kekayaan) merah dan putih” (HR. Muslim)
Dalam hadist diatas disebutkan bahwa Allah SWT memberikan karunia dua perbendaharaan (kekayaan) merah dan putih, lalu pertanyaan besarnya adalah Negara manakah yang memiliki lambang merah dan putih? jawabanya adalah Negara Indonesia “Allahuakbar” semangat juang dan semangat optimis harus kita tancapkan dalam jiwa-jiwa para perindu kemenangan dan kejayaan islam karena rasullah SAW sudah menyampaikan hal itu dan kita sebagai umatnya harus meyakini dengan sepenuh hati, dan saya berpendapat bahwa kejayaan menjadikan negeri ini sebagai soko guru peradaban ibarat bom waktu hanya saja menunggu kapan ia akan meledak, Kini saatnya Indonesia bangkit seperti pepatah mengatakan “Sesungguhnya seekor bughath (burung kecil) di tanah kita telah berubah menjadi elang”  Negara kita harus berubah menjadi guru soko peradaban dari berbagai sisi kehidupan manusia.



Kamis, 19 Mei 2016

Kumbang dan Bunga


Sumber Gambar: Googlee
Engkau bunga yang mekar memberikan keindahan
Engkau bunga yang harum membawakan kesejukan jiwa yang gundah
Engkau bunga yang lembut membawakan kedamaian
Dan engkau bunga yang tegar membuat sebuah kekuatan

Aku adalah kumbang yang mencari tempat persemayaman
Aku adalah kumbang yang sedang mencari manisnya madu
Aku akan hinggap direlung kekosongan sebuah hati

Sebuah harapan dan masa yang akan datang
Saat ku akan terbang aku akan hinggap dekat bersamamu
Saat ku akan pergi puing-puing harapan itu akan ku simpan bersamamu
Disaat kita bersama itu lah kuasa ilahi dan keindahan Tuhan
Disaat engkau akan membawaku pergi aku akan mengikutimu
Selalu bersama dimanapun dan kapanpun

Kumbang dan Bunga. 

Jumat, 15 April 2016

KITAB KUNING DAN PARTAI POLITIK



Akhir-akhir ini saya merasa tidak nyaman dengan Beberapa Partai Politik yang “menampilkan” Kitab Kuning sebagai alat promosi nya seolah-olah ada grand desain besar yang mereka bangun terhadap pola pikir masyarakat untuk kepentingan golongan tertentu bahwa seolah-olah mereka Mendukung dan membangun Pesantren-pesantren, Pro pesantren dan Loyal kepada Pesantren,

            Bukan Persoalan Boleh atau tidak, baik atau tidak Syah atau tidak, tapi Persoalan REALITA (KENYATAAN)
sumber Gambar : Google

Ya Realita yang ada adalah para Pemangku Kekuasaan Lupa terhadap Pesantren- Pesantren apalagi mengikuti Program-program nya, menjenguk saja tidak Pernah, itu pun jika ada “mau” nya baru bersilaturrahim kepada Kiyai setelah itu selesai,
Silaturrahim nya 5 tahun sekali  Hehe..
Kembali kepada topik pembicaraan. terbukti dengah “Sepih” nya pesantren-pesantren, bahkan matinya pesantren-pesantren di berbagai daerah.
Jika anda tidak sepakat dengan tema ini
izinkan saya BERTANYA jika memang benar Golongan tertentu itu Pro Pesantren, pendukung pesantren dan berbasis pesantren:???  
1.     Adakah Program Gaji Ustadz/Kyai (sebagai penunjang biaya belajar dan mengajar) bahkan untuk mensejahterakan keluarga nya,
ingat mereka juka MANUSIA yang butuh Makan dn menafkahi Keluarga
2.     Adakah Program Pembangunan Pesantren?
3.     Adakah Bantuan Beasiswa “Santri” ?
4.     Adakah Donasi Kitab Kuning dan Alat-Alat Pesantren?
5.     Adakah Program yang Bertujuan Memakmurkan Pesantren
Saya rasa TIDAK ADA, saya adalah salah satu yang pernah Nyantri di pesantren “Gubug” sangat miris dengan Kondisi saat ini, banyak pesantren yang Hidup tidak dan Mati pun Enggan, dan banyak yang sudah ditinggal kan oleh Generasi-generasi kita.
Pesantren mulai dilupakan oleh masyarakat kita..!
Pesantren Mulai di pandang Sebelah mata oleh Masyarakat kita?
Pesantren mulai tidak ada Ghiroh dan Penghargaan oleh masyarakat kita?
Jika dengan permasalahan yg AKUT ini hanya ditolong dengan Program “Musabaqoh” saja ini adalah KELIRU
Solusi yang Cerdas Pro Pesantren Bukan dengan itu saja, bukan dengan Spanduk-spanduk saja yang menampilkan wajah seseorang! jauh dari pada itu PESANTREN harus kita dukung Dengan Sunggug-sungguh dengan aksi real dan kerja-kerja nyata,
Coba bayangkan saja Jika Program Musabaqoh itu kita alihkan kepada Beasiswa santri, Donasi Kitab Kuning dan pembangunan Pondok-pondok pesantren itu akan Jauh Lebih Bermanfaat dan Lebih Mengena tepat sasaran
SEKALI LAGI bukan mempermasalahkan Program nya tapi kepada Ghiroh kita membangun Basic Pesantren…
Akhir nya Saya memohon maaf kepada Manusia dan Memohon Ampun Kepada Allah dengan Segala Kekhilafan dan Kedhoifan ini.

=================
HAMBA YANG DHOIF
Sugleli Al-Azam
Kota Serang, 14-04-2016
04.00- WIB
Pagi dini hari ditemani secangkit air teh :D