Jumat, 27 Mei 2016

"Ide Gerakan Pemuda Masa Depan Untuk Indonesia". Menjadi Soko Guru Peradaban


“Demi Rabb Muhammad, sekiranya bukan karena bentangan samudera ini yang menjadi penghalang, niscaya aku akan taklukkan seluruh jagad raya ini demi meninggikan kalimat-Mu, wahai Rabbku, saksikanlah…” ***

Kalimah ini terlontar oleh lisan mulia seorang panglima perang  penakluk afrika “Uqbah bin Nafi” seorang pemuda yang gagah pemberani pada zaman Bani Umayyah yang diucapkannya ketika ia berdiri di hadapan Samudera Atlantik yang luas, bahwasasanya ia ingin menyampaikan sebuah pesan bahwa seorang pemuda memiliki kekuatan dan harapan yang kuat untuk menaklukan dunia sehingga menjadi ujung tombak peradaban islam, Sebuah cita-cita besar menjadikan negara yang memiliki peradaban dunia sehingga menjadi guru soko peradaban sebuah asa yang pasti mungkin terjadi apabila semangat pemuda selalu berkobar tinggi sehingga akan menyalakan semangat-semangat baru,  Seorang ulama yang sholih memiliki intelektual yang tinggi sehingga menjadi orang yang berpengaruh di negara mesir Imam syahid hasan al-banna  beliau mengumpamakan kedahsyatan semangat pemuda seperti halnya aliran arus listrik yang memasuki kerumah-rumah masyarakat sehingga ia siap digunakan kapanpun dimanapun dan tentunya dari arus listrik tersebut akan menerangi  perumahan-perumahan yang ada, begitulah semangat pemuda yang siap ditempatkan kapanpun dan dimanapun yang meliputi berbagai aspek-aspek kehidupan masyarakat sehingga sinyal semangat pemuda dapat tersampaikan oleh masyarakat luas, inilah yang seharusnya pemuda lakukan mensetel aliran arus listrik pada setiap rumah-rumah sehingga mampu menjadi keluarga yang islami yang penuh semangat juang kemudian dari keluarga yang islami itu bisa dapat mudah untuk disatukan dalam jama’ah sehingga terbentuklah negara yang islami, tentunya menjadi soko guru peradaban bukanlah hal yang mudah akan tetapi juga bukan hal yang tidak mungkin dan akan mungkin terjadi apabila seorang pemuda memiliki semangat juang dan selalu berkobar sehingga mampu membangkitkan pemuda yang lain dan kembali bersama-sama membangun strategi dan terus dan terus bergerak, ada beberapa ciri pemuda dan akan menjadi syarat mutlak untuk menjadikan sebuah soko guru peradaban diantaranya adalah :

-          Pemuda yang memiliki tekad
Seorang pemuda haruslah memiliki azam (tekad) yang kuat, bukanlah seorang pemuda apabila ia tidak memiliki tekad yang kuat, sebuah syarat utama untuk membangun negeri sebagai soko guru peradaban dunia, tentunya dengan seorang pemuda yang memiliki tekad yang kuat yang memiliki visi besar sehingga ia harus berbuat besar untuk negeri ini

-          Pemuda yang senang beramal dan bergerak
Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan (QS : At-Taubah :105)
Inilah ciri seorang pemuda yang selalu beramal dan bergerak dalam kondisi apapun baik dalam keadaan lapang maupun sempit, dalam keadaan sendiri ataupun ramai, terlihat ataupun tidak ia selalu beramal dan beramal sholih, ia tidak mengharapkan pujian atau kedudukan yang ia harapkan adalah balasan kebaikan dari Allah semata karena ia paham betul setiap langkah perjuangannya pasti akan dibalas oleh Allah SWT sehingga yang ada adalah selalu optimis dan semangat disetiap langkah perjuangannya.

-          Pemuda yang taat dan ikhlas
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam (QS. Al-An’aam:162)
Pemuda yang selalu taat kepada Allah, Rasul dan pemimpinnyalah yang kelak sebagai pemegang peradaban dunia ini adalah sebuah kunci sebuah pergerakan islam untuk membangkitkan peradaban, kemudian pemuda yang ikhlas adalah ia memiliki kemurnian dalam beraqidah kepada Allah ia meyakini dengan setulus hati tanpa ada keraguan sedikitpun bahwa manusia diciptakan oleh Allah hanya untuk penghambaan kepada-Nya dan ia juga tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun sehingga kemurnian aqidahnya tetap terjaga, inilah yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemuda yang selalu taat dan ikhlas kepada Allah semata

-          Pemuda yang berkarya dan membangun
Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh (QS. As-Shof : 4)
Seorang pemuda harus memiliki pemahaman yang utuh terhadap peradaban islam, peradaban tidak akan terwujudkan tanpa adanya sebuah karya-karya besar yang dapat membangun keberlajuan dalam membentuk soko guru peradaban dunia tentunya dengan kerja-kerja nyata dan ide-ide besar seorang pemuda lah akseleresi peradaban itu akan segera nampak dihadapan kita, seorang pemuda harus mempunyai pola pikir dan prinsip bahwa beramal itu wajib, menciptakan sebuah karya adalah ibadah, dan membela agama Allah adalah jihad inilah yang seharusnya ditancapkan kepada jiwa-jiwa seorang pemuda sehingga ia selalu bersemangat dalam bekerja dan berkarya dan juga seorang pemuda harus mampu membangun negeri ini menjadi soko guru peradaban yang baik, tentunya hanya orang-orang yang sabar dalam membangunnya, tak kenal lelah dan tak mengenal henti untuk berjuang tanpa mengenal bosan dan balasan dari manusia dan selalu bebuat baik saling tolong menolong dan saling menasihati ketika ia mulai lemah dan menasihati ketika ia dalam amarah.
Itulah empat ciri seorang pemuda yang akan disiapkan dalam membangun peradaban dunia, dalam mempersiapkan menjadi soko guru peradaban, tentunya dengan persiapan yang matang sehingga cita-cita besar untuk menegakan dan membumikan al-Qur’an dimuka bumi ini dapat terwujud, ada hal penting yang harus dipersiapkan oleh para pemuda diantaranya adalah:

-          Bekal aqidah yang kuat
Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal (QS. Al-Baqarah :197)
Aqidah adalah bekal utama bagi orang-orang yang akan berjuang, sehingga ia tak mengenal lelah dan takut oleh ancaman apapun. Setiap rintangan dan cobaan ia lewati karena ia meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah bersamanya dan setiap orang yang menolong agamanya maka Allah akan menolongnya.

-          Bekal Ibadah yang baik dan benar
Modal yang kedua yang harus dimiliki oleh seorang pemuda yang akan berjuang dijalan Allah dalam menegakkan kalimah tauhid dimuka bumi ini adalah mempersiapkan diri untuk ibadah dengan cara yang baik dan benar sehingga akan menambah kedekatak kita terhadap Allah SWT, Bukankah Allah sebagai penolong dan pemegang hati-hati manusia hanyalah Allah yang mampu membolak balikan hati manusia bukan hal yang tidak mungkin yang awalnya membenci kita kemudian Allah memberikan hidayah dan kemudian cinta kepada kita seperti sahabat Rasulullah, sayyidina Umar RA, sehingga ia menjadi pembela bahkan menjadi garda terdepan ketika berperang, hanya Allah lah yang maha mengetahui hati-hati kita.

-          Bekal Sempurnanya Akhlaq
Rasullah SAW di utus oleh Allah dimuka bumi ini hanyalah untuk menyempurnakan akhlak, begitu pentingnya akhlak sehingga rasul SAW diutus hanya untuk menyempurnakannya, dalam al-qur’an Allah SWT menyebutkan bahwa akhlaq yang paling baik adalah akhlaqnya Rasullah. Sehingga kita tidak perlu lagi mencari-cari idola seperti para remasa umumnya mereka mengidolakan para artis padahan sebenarnya yang harus di idolakan adalah rasullah SAW karena akhlaknya yang mulia, Dalam hal ini seorang pemuda harus dibekali dengan akhlaqul karimah sehingga dakwah yang ia emban dapat diterima secara luas oleh masyarakat inilah harapan besar para mujahid yang telah mendahului kita dengan harapan ada generasi pengganti yang lebih baik dari padanya.

-          Kematangan intelektual
Seorang pemuda harus memiliki intelektual yang tinggi, sehingga ia tidak terbawa oleh arus globalisasi dan westernisasi, hanya dengan kematangan intelektual propetiklah segala sesuatu bisa dibedakan antara kebenaran dan kebathilan. Terkadang seorang pemuda yang belum siap menerima dunia Globalisasi ia terbawa arus sehingga yang terjadi adalah ia terjerumus kedalam jeratan syaitan yang terkutuk, berarti kesimpulannya adalah seorang pemuda harus memiliki kematangan intelektual dengan pendekatan rubbubiyah (ketuhanan) bukan filsafat barat akan tetapi melalui pendekatan Al-Qur’an dan As-Sunnah,

-          Bekal Tubuh yang kuat
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan). (QS. Al-Anfaal: 60)
Rasullah SAW adalah contoh yang baik selain seorang panglima perang dan pemimpin umat beliau juga seorang yang sangat kuat dan memiliki tubuh yang sehat  terbukti ketika menerima tantangan dari ubay bin khalaf ketika peperangan di bukit uhud Rasullah menghantam dan menerkam tombaknya tepat didada ubay bin khalaf sehingga ia terpental jauh dan jatuh dari kudanya, dalam kasus lain Rasullah SAW diminta untuk memecahkan sebuah batu ketika penggalian parit dalam persiapan perang handak, Ini berarti Rasulullah adalah seseorang yang memiliki fisik yang kuat, pantas rasullah SAW bersabda “Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah dari pada mukmin yang lemah”, dari penjelasan diatas kita bisa memetik hikmah yang perlu kita perhatikan dan menjadi bekalan untuk bergerak dalam membangun soko guru peradaban dunia yaitu memiliki tubuh yang kuat dan pantang sakit.
Dari penjelasan diatas Bukan hal yang tidak mungkin bagi para Aktivis dakwah menjadikan indonesia kiblat dari soko guru peradaban dunia, sebuah hadiah besar dari Rasullah SAW untuk penduduk indonesia sejak sekitar 1400 tahun yang lalu Rasullah menyampaikan kabar gembira yang membanggakan kaum muslimin di indonesia, berita itu langsung disampaikan oleh manusia pilihan yang sangat mulia, nabi terakhir sayyidina Muhammad SAW, berita itu adalah yang berbunyi :
“Sesungguhnya Allah melipat untuk ku bumi, maka aku bisa melihat ujung timur bumi dan ujung baratnya dan sesungguhnya kekuasaan ummatku akan mencapai apa yang dilipat untukku, aku juga di karuniai dua perbendaharaan (kekayaan) merah dan putih” (HR. Muslim)
Dalam hadist diatas disebutkan bahwa Allah SWT memberikan karunia dua perbendaharaan (kekayaan) merah dan putih, lalu pertanyaan besarnya adalah Negara manakah yang memiliki lambang merah dan putih? jawabanya adalah Negara Indonesia “Allahuakbar” semangat juang dan semangat optimis harus kita tancapkan dalam jiwa-jiwa para perindu kemenangan dan kejayaan islam karena rasullah SAW sudah menyampaikan hal itu dan kita sebagai umatnya harus meyakini dengan sepenuh hati, dan saya berpendapat bahwa kejayaan menjadikan negeri ini sebagai soko guru peradaban ibarat bom waktu hanya saja menunggu kapan ia akan meledak, Kini saatnya Indonesia bangkit seperti pepatah mengatakan “Sesungguhnya seekor bughath (burung kecil) di tanah kita telah berubah menjadi elang”  Negara kita harus berubah menjadi guru soko peradaban dari berbagai sisi kehidupan manusia.



Kamis, 19 Mei 2016

Kumbang dan Bunga


Sumber Gambar: Googlee
Engkau bunga yang mekar memberikan keindahan
Engkau bunga yang harum membawakan kesejukan jiwa yang gundah
Engkau bunga yang lembut membawakan kedamaian
Dan engkau bunga yang tegar membuat sebuah kekuatan

Aku adalah kumbang yang mencari tempat persemayaman
Aku adalah kumbang yang sedang mencari manisnya madu
Aku akan hinggap direlung kekosongan sebuah hati

Sebuah harapan dan masa yang akan datang
Saat ku akan terbang aku akan hinggap dekat bersamamu
Saat ku akan pergi puing-puing harapan itu akan ku simpan bersamamu
Disaat kita bersama itu lah kuasa ilahi dan keindahan Tuhan
Disaat engkau akan membawaku pergi aku akan mengikutimu
Selalu bersama dimanapun dan kapanpun

Kumbang dan Bunga.