Jumat, 15 April 2016

KITAB KUNING DAN PARTAI POLITIK



Akhir-akhir ini saya merasa tidak nyaman dengan Beberapa Partai Politik yang “menampilkan” Kitab Kuning sebagai alat promosi nya seolah-olah ada grand desain besar yang mereka bangun terhadap pola pikir masyarakat untuk kepentingan golongan tertentu bahwa seolah-olah mereka Mendukung dan membangun Pesantren-pesantren, Pro pesantren dan Loyal kepada Pesantren,

            Bukan Persoalan Boleh atau tidak, baik atau tidak Syah atau tidak, tapi Persoalan REALITA (KENYATAAN)
sumber Gambar : Google

Ya Realita yang ada adalah para Pemangku Kekuasaan Lupa terhadap Pesantren- Pesantren apalagi mengikuti Program-program nya, menjenguk saja tidak Pernah, itu pun jika ada “mau” nya baru bersilaturrahim kepada Kiyai setelah itu selesai,
Silaturrahim nya 5 tahun sekali  Hehe..
Kembali kepada topik pembicaraan. terbukti dengah “Sepih” nya pesantren-pesantren, bahkan matinya pesantren-pesantren di berbagai daerah.
Jika anda tidak sepakat dengan tema ini
izinkan saya BERTANYA jika memang benar Golongan tertentu itu Pro Pesantren, pendukung pesantren dan berbasis pesantren:???  
1.     Adakah Program Gaji Ustadz/Kyai (sebagai penunjang biaya belajar dan mengajar) bahkan untuk mensejahterakan keluarga nya,
ingat mereka juka MANUSIA yang butuh Makan dn menafkahi Keluarga
2.     Adakah Program Pembangunan Pesantren?
3.     Adakah Bantuan Beasiswa “Santri” ?
4.     Adakah Donasi Kitab Kuning dan Alat-Alat Pesantren?
5.     Adakah Program yang Bertujuan Memakmurkan Pesantren
Saya rasa TIDAK ADA, saya adalah salah satu yang pernah Nyantri di pesantren “Gubug” sangat miris dengan Kondisi saat ini, banyak pesantren yang Hidup tidak dan Mati pun Enggan, dan banyak yang sudah ditinggal kan oleh Generasi-generasi kita.
Pesantren mulai dilupakan oleh masyarakat kita..!
Pesantren Mulai di pandang Sebelah mata oleh Masyarakat kita?
Pesantren mulai tidak ada Ghiroh dan Penghargaan oleh masyarakat kita?
Jika dengan permasalahan yg AKUT ini hanya ditolong dengan Program “Musabaqoh” saja ini adalah KELIRU
Solusi yang Cerdas Pro Pesantren Bukan dengan itu saja, bukan dengan Spanduk-spanduk saja yang menampilkan wajah seseorang! jauh dari pada itu PESANTREN harus kita dukung Dengan Sunggug-sungguh dengan aksi real dan kerja-kerja nyata,
Coba bayangkan saja Jika Program Musabaqoh itu kita alihkan kepada Beasiswa santri, Donasi Kitab Kuning dan pembangunan Pondok-pondok pesantren itu akan Jauh Lebih Bermanfaat dan Lebih Mengena tepat sasaran
SEKALI LAGI bukan mempermasalahkan Program nya tapi kepada Ghiroh kita membangun Basic Pesantren…
Akhir nya Saya memohon maaf kepada Manusia dan Memohon Ampun Kepada Allah dengan Segala Kekhilafan dan Kedhoifan ini.

=================
HAMBA YANG DHOIF
Sugleli Al-Azam
Kota Serang, 14-04-2016
04.00- WIB
Pagi dini hari ditemani secangkit air teh :D

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terimakasih sudah berkunjung silahkan tingggalkan Komentar